In Harmonia Progressio dan Fokus pada Pelanggan : Mantra Kepemimpinan

JUSMAN SYAFII DJAMAL·
FRIDAY, FEBRUARY 23, 2018

‘Jeff’ Bezos pengusaha teknologi Amerika telah memainkan peran kunci dalam pertumbuhan e-commerce sebagai pendiri dan CEO Amazon dot com. Ia menjadi pelopor pedagang buku online. Di bawah kepemimpinannya, Amazon dot com jadi peritel terbesar World Wide Web.

Pada tahun 2012, Amazon mencapai “miles stone” menarik. Raksasa ritel yang awalnya dikenal dengan took buku dan produk media , kini memiliki puluhan juta jenis produk yang tersedia. Sebagian besar produk ini adalah barang non media. Amazon telah secara resmi diubah dari pengecer buku online menjadi pedagang variasi produk di seluruh dunia yang dapat memenuhi kebutuhan beragam jenis populasi.

Jeff Bezos kini jadi salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih sekitar 72,8 miliar dollar begitu kata Forbes 2017. Ia memimpin dengan mantera berbeda. Jika pemimpin lain waktunya habis untuk melayani keinginan para pekerja yang terus menerus ingin ikut campur dalam pelbagai urusan perusahaan, Fokus Jeff Bezos adalah pada pelanggan. Mantra keberhasilannya adalah ‘The customer is always right’. Pelanggan aalah Raja. Mantera tua yang sangat terkenal di Indonesia, tetapi sering dilupakan.”Bezos has proven the potency of another leadership model; ‘coddling his 164 million customers, not his 56,000 employees’ begitu kata Forbes di tahun 2012.”

Para Manajer dan karyawan sangat mengagumi nya. Dia dapat julukan si ‘kursi kosong’ atau Empty Chair bukan “Chairman” . Sebab selama rapat Bezos secara berkala selalu meninggalkan satu kursi kosong di meja konferensi dan memberitahu stafnya untuk mengasumsikan bahwa seorang pelanggan menempati kursi itu dan merupakan orang yang paling penting di ruangan itu. Jika terjadi perdebatan ia selalu minta pendapat “kursi kosong” dalam ruangan, yang kemudian menjawabnya dengan pelbagai keluhan dan deretan permintaan perbaikan layanan, sebagai hasil survey mereka sendiri.

Hal ini tampaknya lucu tapi Bezos menganggapnya sebagai sesuatu yang sangat serius. Melalui kursi kosong dalam ruangan ia mendefinisikan kembali semua hal yang pelanggan tidak inginkan. Ada banyak fokus untuk mengurangi cacat dan penundaan delivery karena kehabisan stok.Semua orang mengenalnya memiliki obsesi terhadap pelanggan. Tiga gagasan besar Amazon adalah pemikiran jangka panjang, obsesi pelanggan dan kemauan untuk mencipta jalan baru begitu kata majalah Fortune di tahun 2012

Dalam buku Kotter, J. P. terbit tahun 1990 berjudul A force for change: How leadership differs from management, New York: Free Press. Disebutkan tugas utama pemimpin untuk mengatasi perubahan dan menghadapi kompleksitas zaman yang selalu berubah. Bagi Kotter, para pemimpin mengembangkan visi dan strategi untuk mewujudkan visi. Leadership adalah tata kelola visi. Pemimpin bukan mandor dan manajer penyelia. Manajer terlibat dalam perencanaan dan penganggaran. Pemimpin dan manajer sangat berbeda dalam sikap mereka terhadap tujuan dan konsepsi kerja begitu kata Zaleznik tahun 1977.

Henry Fayol tahun 1916 pertama kali mengidentifikasi fungsi manajemen sebagai perencanaan, pengorganisasian, penempatan pegawai dan pengendalian. Fungsi ini telah didukung dan dimodifikasi oleh ilmuwan lain seperti Kotter tahun 1990 untuk memasukkan unsur tupoksi penganggaran dan pemecahan masalah. Melalui tupoksi seperti ini damat dikembangkan perbedaan hirarki leadershift dan management

Mintzberg tahun 1973 mengusulkan sepuluh peran manajerial dari studinya tentang eksekutif yakni sebagai Decision-Making Roles dengan fungsi sebagai Disturbance handler,

Entrepreneur, Negotiator dan Resource allocator.

Pemimpin juga perlu memainkan Peran sebagai Pusat Pengolahan Informasi yang menjadi Diseminator informasi, memantau lalulintas dan dampak informasi pada tujuan serta bertindak sebagai Juru Bicara. Karenanya Pemimpin tidak boleh diam membisu, harus banyak bicara.

Tugas utama para pemimpin adalah berperan sebagai key drivers dan menjalin harmonisasi hubungan Interpersonal diantara pelbagai kelompok kepentingan. Ia harts mampu menempatkan diri untuk berdiri diatas segala Jenie kepentingan golongan sebagai Simbol figurehead, Pemimpin perubahan dan juga perajut kebhinekaan pandangan yang tercipta ditengah perubahan yang terjadi di lingkungan strategis.

Sampai batas tertentu, karakteristik, keterampilan, fokus dan gaya yang berbeda
diperlukan oleh tiap pemimpin. Tetapi style berbeda itu juga mempersyaratkan agar Pemimpin memiliki lapisan Manajer yang memiliki profesionalisma dan knowhow tentang bagaimana merencanakan, membuat anggaran , mengatur staf serta mengendalikan dan memecahkan masalah dengan cara yang efektif dan efisien.

Fokus manajer adalah pada tatakelola sumber daya fisik yang biasanya menyangkut inter relasi antara Materials, Machinery, Money and Man behind the gun seperti yang dikatakan oleh pakar manajemen Bennis dan Nanus tahun 1985.

Fokus Leadershift adalah memilih “the right man on the right place” agar Tata kelola pada hirarki manajerial level dapat membangun sinergi untuk bersama sama ‘do things right’, ‘melakukan sesuatu dengan benar dan baik’.

Menjaga agar Tiap manager bergerak dalam orbit tupoksi nya masing masing, tida saling sllang. Dalam ilmu aeronautika, diketahui bahwa sistim tatasurya Tiap benda langit selalu bergerak dalam keteraturan. Sebab Tiap benda langit memiliki orbitnya masing masing. Jika keluar orbit ia tidak lagi disebut sebagai benda langit, melainkan meteor yang jatuh kabumi.

Tugas pemimpin, adalah menentukan arah dan memastikan keahlian, sumber daya dan motivasi yang dibutuhkan hadir ditengah perubahan selalu bergerak dalam orbitnya secara harmonis. In harmonia progressio begitu kata motto Institut Teknologi Bandung. Kemajuan tercipta jika lahir dan melahirkan harmoni dari pelbagai profesi berbeda.

Fokus mereka adalah pada tata kelola sumber daya secara visionary, membangun ikatan emosional untuk mencapai tujuan bersama. Oleh Jeff Bezos disimbolkan dgn “empty chair” kursi yg kosong. Seperti kue donat kata Charles Handy menjadi menarik karena ada lubang bundar ditengahnya. Roda sepeda dengan jeruji yg memiliki ruang kosong di sela sela antar jeruji penguat. Empty Chair pengikat batin untuk ber sinergi memberi layanan terbaik pada pelanggan. Sebab Pelanggan adalah raja yang membuat “revenue stream” mengalir dalam cash flow.

Pemimpin harus menunjukkan empati, membangun kepercayaan, rasa hormat dan antusiasme dari mereka yang dipimpinnya untuk menggerakkan perubahan yang ia inginkan.

Mengacu pada teori Bennis dan Nanus Fokus para pemimpin adalah ‘melakukan hal yang benar’, they ‘do the right things’. Menempatkan setiap locomotive pada relnya. Agar Tiap gerak lokomotip yang membawa garbing dari satu tempat awal ketujuan yang berbeda Berjalan diatas rel yang tepat.

Pemimpin memerlukan “Rocket” yg baik dan benar berupa Style of Leadershift, Shared Values, Structure and organizations, systems and mechanism , Strategy , Skills and Staff atau 7S nya Tom Peters dan Robert Waterman dari Mc Kinsey tahun 80 an. Untuk menempatkan “satellite” imajiner berupa visi dan missi pada orbit yg tepat.

Dan Jef Bezos kini jadi salah satu contoh baik bagi para pengusaha yang ingin mengasah berlian sifat sifat kepemimpinan yang tersembunyi dalam diri para manajernya

Salam

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s