Terminologi Pendidikan Islam

Harry Santosa
December 22, 2016

Ada 2 terminologi pendidikan di dalam Islam, yang pertama adalah Tarbiyah dan yang kedua adalah Ta’dib.

Kata Tarbiyah terkait dengan merawat, menumbuhkan, menemani, mendampingi, membangkitkan (inside out) tumbuhnya keindahan Fitrah, inilah karakter yang dilahirkan.

Kata Ta’dib terkait dengan menunjukkan, membimbing, menanamkan, menggembleng, mengajarkan, melatih (outside in) semua nilai nilai kemuliaan Adab, inilah karakter yang dibentuk.

Ada tahapan dimana tarbiyah lebih dominan yaitu usia 0-6 tahun dan ada tahapan dimana ta’dib lebih dominan yaitu usia 11-14 tahun, dan ada tahapan dimana keduanya harus seimbang yaitu usia 7-10 tahun.

Kata Tarbiyah, seolah mewakili peran Ibu sang perawat, sang penumbuh, sang pendamping setia, sang pembasuh luka, sang emosional dstnya. Kata Ta’dib seolah mewakili peran Ayah sang penggembleng, sang petunjuk, sang pelatih (coach), sang pengajar, sang rasional, sang raja tega dstnya.

Ibulah sang penyuplai feminitas, emphaty dan sifat sifat ma’muman (followership). Ayahlah sang penyuplai maskulinitas dan ego serta sifat sifat imama (leadership). Kedua sifat yang amat penting dalam pertumbuhan anak sekaligus kedewasaannya. Fitrah keayahan seorang ayah dan fitrah keibuan seorang ibu amat berpengaruh pada masa depan anak anaknya.

Anak yang kekurangan suplai maskulinitas atau kelebihan feminitas, umumnya leadership nya rendah, lambat atau sulit mengambil keputusan, daya juangnya lemah, kemampuan sosialitasnya dalam makna memimpin dan membuat terobosan sangat buruk, mudah dibuli. Jika dia anak lelaki maka dari sisi fitrah seksualitas cenderung kurang jantan, keayahannya tumpul.

Anak yang kekurangan suplai feminitas atau kelebihan maskulinitas, umumnya followershipnya rendah, gegabah, daya kolaborasinya lemah, kemampuan sosialitas dalam makna berbagi dan berempati sangat buruk, suka membuli. Jika dia perempuan, maka dari sisi fitrah seksualitasnya cenderung tomboy, keibuannya tumpul.

Karenanya dari sisi fitrah individualitas dan sosialitas, juga fitrah seksualitas, kehadiran sosok ayah dan sosok ibu sangat penting dan genting sepanjang masa anak sejak lahir hingga aqilbaligh. Fitrah yang terlewat ditumbuhkan baik karena kelalaian atau karena suatu hal akan berpengaruh besar dalam kehidupan anak anak kita kelak.

Kasus dimana sang Ayah tiada dalam masa kehidupan anak, karena bekerja jauh atau wafat maka akan menyebabkan anak lelaki dan anak perempuan kekurangan suplai maskulinitasnya dan kelak ketika dewasa akan menimbulkan banyak masalah. Begitupula jika sang Ibu tiada dalam masa kehidupan anak.

Anak yang mudah dibuli atau suka membuli, anak yang sulit menjadi leader atau sulit menjadi follower, anak yang cenderung homo, kekanak kanakan, suami yang keibuan atau istri yang jantan keayahan dstnya kemungkinan besar adalah karena fitrah seksualitas, fitrah individualitas, fitrah sosialitas nya tidak tumbuh paripurna karena ketakhadiran ayah dan ibu yang utuh dalam masa kehidupannya.

Begitupula, pada masa dewasa. Jika dijumpai suami anda sangat kasar dan kurang berempati pada anda, kemungkinan pada masa anak anaknya kekurangan suplai feminitas dari ibunya, begitupula jika suami anda sangat keibuan, lambat berinisiatif, selalu berlindung dibalik istirnya maka kemungkinan pada masa anak anaknya kekurangan suplai maskulinitas dari ayahnya. Begitupula sebaliknya.

Maka AyahBunda, hadirlah secara utuh sepanjang usia di masa anak anak kita. Jangan ulangi kesalahan di masa lalu.

Salam Pendidikan Peradaban

#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah dan akhlak/adab

#fitrahseksualitas
#fitrahindividualitas #fitrahsosialitas #fitrahkeayahan #fitrahkeibuan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s