Pidato Awal 2018 Donald Trump : Lesson Learned

JUSMAN SYAFII DJAMAL·
JANUARY 31, 2018

Kadangkala kita perlu belajar dari jejak orang lain menuju sukses. Kita juga harus belajar dari Founding Fathers Republik Indonesia Bung Karno, Bung Hatta, Syahrir, Moh Natsir , Wachid Hasyim, Hadratus Syaikh Hasyim Asyari, KH Achmad Dachlan , Jendral Sudirman dan generasi 45. Learning from history.Belajar dari pengalaman orang lain oleh seorang wartawan Italia Oriana Falachi disebut sebagai intervista con la historia. Bercengkrama dengan waktu , bertemu dgn sejarah perjalanan Para tokoh agar kita mampu membangun masa depan yg jauh lebih baik.

Hari ini sebelum Ke Kantor saya menyempatkan diri menonton CNN di dalam mobil, dan juga dari streaming. Sy ingin ikuti pidato Donald Trump , Presiden Amerika yg sangat kontriversial. Yg bikin bingung National Security Advisory nya karena tiap Jam 4 pagi ia mampu menulis tweeter menyerang tokoh dunia lain, atau jaringan tv dengan bahasa lugas yg kadangkala sangat kasar.

Ia memerintah Amerika dengan cara yg sangat berbeda. Bukan merengkuh pendukung tapi menyerang pola fikir orang lain. Tata krama diplomacy masa lalu terkoyak oleh tweets nya. Kontriversial dan juga ikut arus Populisme. Ia punya slogan Make Amerika Great Again dan America first. Mengedepankan kepentingan nasional Amerika untuk berdiri diatas kaki sendiri. Ia seolah tidak peduli dengan negara lain . Pelan tapi pasti peranan Amerika di tingkat dunia memudar. Yg kosong ini sedang diisi oleh Xi Jin Ping dari China, Macron dari Perancis, Merkel dari Jerman dan Putin Russia.

Yg menarik dari pidato Trump kali ini adalah langkah dan prioritas kebijakan ekonomi nya. Dalam pidato ia menyatakan :

1. We enacted the biggest tax cuts and reforms in American History. Meski Amerika masih deficit dalam neraca APBN nya ia tak takut menurunkan dan memotong pajak pendapatan negara untuk membangkitkan kehidupan ekonomi masyarakat yg lesu.

2. Our massive tax cuts provide tremendous relief for the middle class and small business. Begitu kata Donald Trump dalam pidato awal tahunnya.
Untuk warga negara Amerika yang bekerja keras ia meningkatkan batas potongan pajak nya dua kali lipat. Mulai Januari ini mereka yg memiliki penghasilan pertahun tidak melebihi 24000 dollar atau 312 juta rupiah bebas pajak.
Semua keluarga yg punya anak empat dan punya penghasilan tidak melebihi 75000 Dollar pertahun atau 975 juta pajak nya dipotong separo nya dari tahun lalu.

3. We slashed the business tax rate from 35 % all the way down to 21%. Jadi perusahaan Amerika meningkat daya saing nya. Potongan pajak pada perusahaan ini diperkirakan akan menaikkan income rata rata Para pekerja sebesar 4000 dollar.

4. Usaha Kecil Menengah juga akan berkurang drastis pajak nya. Small business can now deduct 20% of their business income.

Dari pidato Trump ini meski saya bukan ahli ekonomi, saya dapat memetik pelajaran bahwa ada cara yg berbeda dari Donald Trump ini dalam langkah aksinya untuk membangkitkan ekonomi yg sedang lesu. Yakni memotong pajak dan mengurangi pelbagai pungutan lainnya.

Memotong pajak untuk meningkatkan daya Tarik Investor menanamkan uang nya untuk menggerakkan bisnis di Amerika. Memotong pajak agar konsumsi masyarakat meningkat. Padahal Donald Trump juga masih memerlukan dana 1 Trilliun Dollar untuk pembangunan infrastruktur.

Amerika juga sedang menerobos pola fikir Climate Change supporter yg mengatakan tutup tambang batu bara dan pembangkit Tenaga listrik berbasis batubara . Presiden Donald Trump mengatakan Engineer dan Ilmuwan Amerika pasti mampu menemukan teknologi untuk atasi polusi ini. Batubara masih bisa di treat untuk digunakan sebagai pembangkit listrik murah tanpa polusi. Apa mungkin ?

Dengan kata lain ada insentif fiskal dan kebijakan riset technology yang membuat ecosystem bisnis menjadi friendly. Paling tidak Agar di Perusahaan2 dan Rumah tangga tersimpan tabungan dan kekuatan investasi baru.

Apa begitu.? Salam

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s