Bahasa Ibu

Harry Santosa
January 30, 2017
#fitrahestetika #fitrahbahasa #bahasaibu

Banyak pakar menyarankan agar “bahasa ibu” (mother tongue) ananda telah tumbuh paripurna sebelum usia 7 tahun. Mereka juga mengingatkan agar tidak mengajarkan bahasa kedua sebelum bahasa ibu nya utuh paripurna.

Apa indikator bahasa ibu utuh paripurna? Ada pakar yang membuat indikator bahwa anak di usia 3 tahun setidaknya telah menguasai 9000 kosa kata “bahasa ibu” nya.. Pakar lain menyatakan bahwa bahasa ibu telah tumbuh baik apabila ananda telah mampu mengekspresikan perasaan dan gagasan dengan utuh sebelum usia 7 tahun.

Jika kita tengok Siroh Nabi SAW, bahwa ada 7 hal pendidikan yang Beliau alami ketika berusia di bawah 7 tahun, saat tinggal di Bani Sa;diah, diantaranya adalah “Bahasa Ibu” yang masih murni. Di samping itu kita juga mengenal bahwa bangsa Arab amat piawai dalam menggubah Syair dan Kisah yang bersastra indah.

Karenanya, walau Rasulullah SAW buta huruf, tidak serta merta beliau bertutur buruk, bahkan kita mengenal beliau adalah penutur yang sangat indah, sangat halus dan luarbiasa santun.

Sensifitas Beliau dalam berbahasa membuatnya mudah menerima keindahan bahasa alQuran dan memudahkannya menyampaikan dan menyerap perasaan dan gagasannya dalam menyeru manusia. Kita paham betul bahwa narasi narasi besar peradaban Beliau terus terngiang dan menggerakan jiwa manusia hingga berabad lamanya sampai akhir zaman.

Maka bukan kebetulan, jika selama berabad abad dalam berbagai bangsa, menyampaikan dan merekam kearifan dalam syair yang bersastra indah merupakan keniscayaan. Mendidik keindahan bertutur, bercerita dan bernarasi adalah bagian penting pendidikan peradaban.

Begitu pula para pakar pendidikan, selain bahasa ibu yang harus tumbuh utuh paripurna sebelum usia 7 tahun, juga menganjurkan memberikan anak anak kita pada masa itu bacaan bacaan atau kisah kisah yang bersastra baik dan indah.

Berbahasa yang baik bukan sekedar berkomunikasi, tetapi kehalusan dan kesantunan budi. kemampuan menggerakan dengan narasi besar dan kemampuan mendamaikan serta mengharmonikan kehidupan.

Ketahuilah bahwa setiap anak sejak lahir sudah membawa fitrah, diantaranya adalah Fitrah Bahasa dan Estetika. Maka penguatan kedua fitrah ini adalah dengan bahasa ibu dan bacaan atau kisah bersastra baik dan indah.

Kita umumnya tergesa meloncat kepada mengajar bahasa kedua dengan alasan ingin melihat anak tampak hebat atau demi “kompetisi global”. Juga kita seringkali abai terhadap mengenalkan keindahan sastra dan meloncat kepada kemampuan membaca dan menghafal lebih dulu.

Padahal pintu masuk terbaik mendidik anak mencintai Tuhannya dan Kitabnya adalah melalui pengenalan keindahan sastra di dalam ayat ayat Kitabullah dan keindahan ciptaanNya pada ayat ayat Semesta.

Kita barangkali lupa mengenalkan keindahan sastra di dalam alQuran baik keindahan kisahnya maupun bahasanya sebelum mengenalkan hurufnya.

Barangkali, inilah penyebab mengapa banyak diantara kita tidak punya kemampuan menyerap mana yang indah bermakna dan mana yang palsu tak bermakna.

Tak perlu anak bisa membaca dulu untuk mengenalkan keindahan sastra dan keindahan kebenaran di dalam alQuran bukan? Anak yang terkesan dengan keindahan alQuran akan mencintainya dan mendalaminya sepanjang hidupnya.

Dan bagi orangtua sesungguhnya juga tak perlu memahami bahasa Arab dahulu, hanya diperlukan kemauan untuk mengakses berbagai macam paparan para Ulama terpercaya di dunia maya yang membedah keindahan bahasa alQuran. Lalu mengkontekskannya dalam menyampaikan kepada ananda.

Mari kita kokohkan fitrah estetika dan bahasa ananda, dengan bahasa ibu yang utuh paripurna dan bacaan bersastra baik dan indah. Mereka yang fitrah estetika dan bahasanya tidak tumbuh indah di masa anak, kelak berpeluang menyukai pornografi, berita dusta dan menebar kebencian.

Salam Pendidikan Peradaban
#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah dan akhlak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s