Ego Sentris

Harry Santosa – Millenial Learning Center
December 14, 2016

Ego Sentris

Seorang Ayah bertanya

Aslmkm. kalo anak umur 4,5 tahun egonya gede trus kalo dinasehatin marah marah itu masih wajar apa nggak pak? Apa cara nasehatinnya yg salah ya pak ?
Kalo yg saya pahami kan umur 4 sampe 6 egonya memang lagi gede gedenya..tapi ibunya khawatir terus..gara gara dia belum sekolah lagi setelah pindah ke luarkota sementara saya penginnya 1 tahun ini HE dulu sama bapak ibunya
Karakternya memang mendominasi,lebih ke commander sama comunicator,kalo sama org tua tetangga sebelah suka nyapa,kalo smaa teman sebayanya yg baru dikenal adakalanya cepet akrab adakalanya usil ngeledekin kalo tipe anaknya pendiam, tapi suka merintah merintah

__________

Wa’alaykumusalaamwrwb, 😊🙏

Ego sentris itu memang wajar dan biasanya dialami anak sampai usia 6 tahun, mereka merasa dirinyalah pusat semesta. Beberapa anak dengan bakat competition atau commander dll ego nya lebih menonjol dari yang lain. Wujudnya ya keras kepala, melawan, marah jika dinasehati dsbnya. Hati hati, jangan dibenturkan dengan akhlak. Ini bukan perilaku tak berakhlak, tetapi perilaku menuju kesempurnaan akhlak. Bershabarlah.

Anak yang disekolahkan terlalu cepat sebelum usia 7 tahun, kemungkinan besar “Ego” nya “dijinakkan” sehingga nampak patuh dan penurut, tetapi sesungguhnya fitrah individualitasnya tidak berkembang baik dan kelak berdampak buruk.

Ego ini harus terpuaskan dan jangan di “cut” dengan cara “shortcut” misalnya dihukum atau dipaksa, karena kelak akan menjadi peragu, sulit/lambat mengambil keputusan, bakatnya hilang atau sulit ditemukan, selalu meminta nasehat/petunjuk dalam arti tidak mandiri, lambat dewasa, kekanak kanakan, tidak punya inisiatif dan leadership yang baik dsbnya.

Anak yang terpuaskan hak ego sentrisnya atau fitrah individualitasnya akan menunaikan kewajiban sosialnya pada waktunya.

Caranya

  1. Bershabar, nikmati saja ego nya karena ini bagian dari pertumbuhan fitrah individualitasnya yang sehat.
  2. Menasehati tidak “on the spot” atau ketika ego nya lagi “kambuh” ,semakin keras dinasehati maka akan semakin keras menolak dan akan semakin menyakiti keduanya (anak dan ortu), bisa ditebak ujung2nya emosi orangtua dan kekerasan.
    Cari momen untuk “menasehati” yaitu ketika ananda sedang tenang, atau sedang enjoy, menjelang tidur, bangun tidur, ketika jalan jalan dll.
  3. Cari cara unik, beberapa anak terkesan dibacakan kisah kisah seru indahnya berbagi, indahnya menyayangi adik, indahnya kerjasama dll. Beberapa anak terkesan dengan keteladanan langsung tanpa banyak bicara. Temukan saja cara unik untuk tiap anak yg unik. Asah intuisi dan nurani sebagai orangtua sejati.

Shabar saja, buah tidak terlihat di masa awal pertumbuhan benih fitrah kan? Usia 7 tahun juga mereda dan memerlukan aktualisasi aktifitas lebih produktif, sejalan dengan mereka mulai tumbuh fitrah sosialitasnya, mulai memahami adanya sosial di luar dirinya, adanya keteraturan ciptaan Allah di kehidupan dan alam semesta, adanya aturan Allah berupa perintah Sholat dll. Salam utk bunda nya, dont worry be happy.

Salam Pendidikan Peradaban

#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah dan akhlak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s