Wicak Amadeo

10 Okt 2016

Sebuah riset yang dilakukan Boeing Space menyebutkan bahwa mereka yang pensiun di usia 40an, maka usianya bisa mencapai rata-rata diatas 86 tahun. Mereka yang pensiun di usia 50an, maka usianya bisa mencapai 70an. Begitu seterusnya, dan mereka yang pensiun di usia 60an maka akan segera mencapai batas hidup di usia 60an juga.

Riset ini sebenarnya ingin mengatakan bahwa semakin cepat pensiun maka semakin mungkin hidup lebih lama. Alasannya, jika pensiun lebih cepat maka akan lebih banyak waktu bersosial, lebih banyak waktu mewujudkan pekerjaan yang disukai atau wiraswasta, lebih banyak waktu bersama keluarga dan sebaiknya.

Memahami Riset

Banyak orang sesungguhnya berkarir dengan tidak bahagia. Mereka umumnya menjalani karir yang bukan panggilan hidupnya atau melakukan pekerjaan yang tidak sejalan dengan potensi fitrahnya. Menjalani sesuatu yang bertentangan atau tidak sejalan dengan panggilan hidup bisa dipastikan berdampak pada kebahagiaan, sehingga dapat menurunkan tingkat kesehatan yang berujung pada kematian.

Ketika seseorang yang menjalani karir yang tidak sejalan fitrahnya, bisa pensiun lebih cepat dari pekerjaan, maka mereka berpeluang menjadi lebih bahagia dan lebih bisa menjalani kehidupan yang sehat yang sejalan dengan fitrahnya sehingga lebih berpeluang panjang umur.

Banyak diantara para karyawan atau pegawai menyamakan antara karir dan peran atau panggilan hidup. Ketika karir berakhir, seolah berakhir pula kehidupannya. Bebas tugas atau pensiun seolah juga bebas dari kehidupan maka tidak lama kemudian berakhirlah kehidupannya.

Mereka yang menganggap pensiun adalah berakhirnya tugas atau peran atau panggilan hidupnya maka tanpa sadar seolah mengirim sinyal ke tubuhnya untuk segera off atau terminate.

Padahal, pensiun adalah istilah dan aturan yang diciptakan manusia. Bagi Sang Pencipta, pensiun adalah ketika seseorang meninggal atau uzur tidak bisa lagi berperan dengan sebaik-baiknya.

Sejatinya tidak ada yang kebetulan dari setiap penciptaan. Manusia diciptakan tentu ada maksud penciptaan. Setiap maksud pasti memiliki tugas atau peran. Maka jalanilah peran sejati selaras dengan potensi fitrah sampai ajal menjemput, sampai Sang Pencipta memanggil kembali atau sampai Sang Pencipta mempensiunkan kita dari kehidupan.

Ada 4 bagian yang bisa diunduh di YouTube dari acara pensiun penuh derita.

Narasumber : Abah Rama Royani

Part 1

http://youtu.be/nu3zMcCgbGA

Part 2

https://youtu.be/D8hwfTmtf1Q

Part 3

https://youtu.be/-OBr8NX0e-k

Part 4

https://youtu.be/0kc1VGNRcV0

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s