Harry Santosa – Millenial Learning Center
October 26, 2016

Mengapa kita tidak merasa Kitabullah diabaikan dan dilecehkan ketika sistem pendidikan Islam tak lagi fokus melahirkan peran spesifik peradaban dan kepemimpinan peradaban? Apakah sama pendidikan kepemimpinan dengan pelatihan kepemimpinan?

Dalam beberapa dekade belakangan nampaknya kita sibuk memproduksi cendekiawan pembelajar dengan gelar segudang, professor akademis dengan ijasah segulung besar dll yang berorientasi menguasai konten pengetahuan namun barangkali selama ini abai melahirkan pemimpin yang hebat dalam banyak peran dan bidang.

Hari ini terasa betul krisis kepemimpinan itu, dan sebagian kita menyalahkan dan menumpahkan marah pada “pihak luar”. Padahal jika kita kaji Siroh secara mendalam, Islam adalah agama fitrah yang concern dengan potensi fitrah tiap manusia khususnya generasi peradaban. Islam juga agama peradaban yang pendidikannya sejatinya adalah pendidikan peradaban yang mengantarkan generasi peradaban kita pada peran peran peradaban spesifik terbaik mereka dengan adab mulia sesuai potensi fitrahnya masing masing.

Barangkali mindset kita tentang pendidikan sudah tercekoki mindset persekolahan modern hasil impor kolonialisme, sehingga kita memberhalakan akademis, mempertuhankan skill & knowledge semata sehingga hanya menghasilkan orang pandai ilmu agama dan pandai ilmu umum, namun kita lupa bahwa sistem pendidikan Islam sejatinya melahirkan peran peran peradaban dan kepemimpinan terbaik di bidangnya yang penuh manfaat dan menebar rahmat.

Sistem persekolahan modern impor itu tentu mencegah lahirnya kepemimpinan dan peran peran spesifik peradaban di negeri negeri Muslim, karenanya sistem ini menyeragamkan anak anak kita, mengabaikan potensi potensi fitrah anak anak kita, mengusung pendidikan karakter yang tidak relevan dengan potensi fitrah tiap anak. Ujung ujungnya memproduksi kuli kuli peradaban yang patuh tanpa peran peradaban, Lalu bagai berhala kita taat kepadanya.

Sejak sumpah pemuda 28 Oktober 1928, mohon maaf, jelas sekali sekolah, ormas, partai Islam nampaknya mengalami kegagalan melahirkan para pemuda dengan kepemimpinan dalam berbagai peran dan bidang yang dibutuhkan rakyat. Yang muncul adalah para pekerja professional dan professor akademis yang sibuk dengan dirinya tanpa peran kepemimpinan.

Barangkali juga kita salah memahami makna pendidikan peran kepemimpinan dengan pelatihan kepemimpinan?
Kita para orangtua, pendidik maupun perancang pendidikan mungkin lupa bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifah Allah di muka bumi bukan khalifah Allah di langit, artinya harus ada peran peran peradaban terbaik di berbagai bidang yang dihasilkan oleh sistem pendidikan Islam, karena Islam adalah agama fitrah dan sekaligus agama peradaban.

Sistem pendidikan Islam kini tak ada bedanya dengan sistem persekolahan modern hanya diberikan label Islam lalu konten Islam ditambahkan di atasnya bersama konten umum sehingga akumulasinya memerlukan jam pelajaran sampai sore alias fullday. Sementara integrasi Ilmu Islam dan ilmu Umum tidak pernah benar benar terjadi.

Namun apakah kepemimpinan bisa dihasilkan dengan mengakumulasi ilmu agama dan ilmu umum seperti itu di kepala anak anak tanpa penggalian potensi potensi fitrah tiap anak? Apakah pendidikan karakter akan berjalan baik tanpa penumbuhan potensi potensi fitrah anak anak kita?

Mari jadilah para arsitek peradaban, untuk mampu mendidik semua aspek potensi fitrah generasi peradaban lalu menghantarkan mereka menuju peran peran spesifik peradaban dan kepemimpinan peradaban terbaik. Tak perlu gelar hebat untuk menjadi arsitek peradaban, siapapun kita mampu melakukannya sepanjang mensyukuri potensi fitrah diri dan potensi fitrah anak anaknya lalu memandunya dengan Kitabullah.

Salam Pendidikan Peradaban

#pendidikanberbasisfitrah dan akhlak
#fitrahbasededucation

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s