Lima Catatan Role of Manager

Jusman Syafii Djamal

Pertama, Manajer bukan sekedar supervisor pengatur jadwal dan pengawas pekerjaan. Rampung tidaknya tugas yang dibebankan dalam tupoksi memerlukan seni kepemimpinan.

Management is not identical with Leadershift.

Tupoksi Pemimpin yg utama adalah melahirkan generasi pemimpin baru, gagasan baru, dan harapan akan masa depan yg jauh lebih baik,

Fokus leadershift adalah temukan dan bangkitkan sumber energi untuk tetap optimis atasi tantangan bersama untuk tumbuh lebih tinggi.

Perubahan memerlukan kecermatan untuk lahirkan tindakan disaat yang tepat untuk merubah situasi.

Diperlukan kegesitan dan seni merangkul segala kekuatan agar Alokasi sumber daya mewujut jadi inovasi dan terobosan yang cepat tersebar seperti penjalaran cahaya.

Karenanya sebagai bagian dari manajemen , ACT LIKE A LEADER, NOT A MANAGER. Find great ideas, exaggerate them, and spread them like hell around the business with the speed of light.

STOP MANAGING,, START LEADING : Weak managers are the killers of business; they are the job killers. Begitu kata Jack Welch

Kedua Memimpin dan Mengelola selalu seperti berselancar menari diatas gelombang perubahan zaman. Tidak ada jalan berhenti di parkiran.

Karenanya Memimpin berarti Hadapi perubahan dengan kekuatan adaptasi dan mitigasi. perubahan niscaya terjadi seriap detik. Kita tak sempat punya waktu untuk takut. EMBRACE CHANGE, DON’T FEAR IT,

Change was occurring at a much faster pace than business was reacting to it.

TOO MANY MANAGERS fear change.Too many managers believe that relying on the status quo is the best business strategy—probably because it’s the safest.

Kata Jack Welch, as the tomorrow driven leader, it was nonsense to fear change. We have to love change, arguing that change keeps everyone alert.

Change is a large part of the reality of the business environment: new competitors, new products. Ignoring that reality will doom a business.

Ketiga, pimpinan puncak yang terbaik adalah mereka yang memiliki keahlian untuk menemukan talenta terbaik untuk ditempatkan di posisi yg pas. Memberi kepercayaan sepenuhnya kepada talenta terbaik untuk bekerja sepenuh hati.

The right man in the right place.

The best executive is the one who has the sense enough to pick good men to do what he wants done, and self-restraint enough to keep from meddling with them while they do it.”—Theodore Roosevelt

Keempat, Masyarakat sebetulnya tak peduli seberapa dalam pengetahuan mu, mereka hanya berfokus pada seberapa jauh kita peduli dan bekerja untuk mereka.

People do not care how much you know until they know how much you care.”—John Maxwell

Kelima, Ada tiga jenis model manajemen. Yang selalu berorientasi pada cara bagaimana segala sesuatu diwujudkan. Ada yang selalu menunggu dan memperhatikan bagaimana peririwa terjadi. Ada yg terus bertanya kenapa hal ini bisa terjadi, kenapa ini keliru dan mengapa itu bisa begitu.

There are three kinds of people: those who make things happen, those who watch things happen, and those who ask, ‘What happened?’”—Casey Stenge

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s