//
you're reading...
Human being, Kemandirian, Lingkungan, Motivasi, Pendidikan, Perubahan, Renungan

Misi Keluarga atau Misi Pernikahan (Part 5 – Selesai)

Harry Santosa – Millenial Learning Center

#fitrahkeluarga #familycoremission

Sebelum menjawab beberapa pertanyaan untuk mengkonstruksi Visi Keluarga, maka perlu diingat kembali tentang makna Misi Keluarga atau Misi Pernikahan.

Misi keluarga adalah Peran atau Tugas Keluarga kita di muka bumi yang unik dan yang membedakan keluarga kita dari keluarga lain. Misi Keluarga adalah pola unik dari perjalanan hidup keluarga kita yang mungkin dilakukan turun temurun, tetapi biasanya dilakukan dengan mudah, menyenangkan, hasilnya keren dan unik serta banyak manfaatnya. Misi keluarga bisa juga berupa masalah ummat yang sangat ingin diselesaikan oleh keluarga kita dengan potensi unik yang dimiliki oleh keluarga kita.

Ingat bahwa misi keluarga selalu dimulai dari kata kerja. Bukan kalimat yang panjang. Tidak mencantumkan target waktu, target capaian atau target manusia.

Contoh Misi Keluarga.

Contoh Misi 1
“Untuk mendidik para orangtua agar kembali kepada peran sejatinya dalam mendidik fitrah anak anaknya”

Contoh Misi 2
“Membantu warga desa di Timur Indonesia sehingga berdaya dan mandiri”

Contoh Misi 3
“Menyediakan kue sehat bergizi dan halal yang unik dan disukai anak anak”

Jika misi keluarga di atas sudah ditemukan dan dituliskan, maka Visi Keluarga adalah Cita Cita dari keluarga tersebut ketika menjalankan misi keluarganya. Visi adalah pandangan kita ke depan akan apa apa yang dicapai dalam rentang waktu tertentu ketika keluarga kita menjalankan misinya. Visi ini harus realistis, relevan dengan misi dan diyakinkan pasti berjalan. Visi keluarga bisa banyak atau lebih dari satu. Visi dimulai dengan kata sifat atau kata keadaan.

Bersesuaian dengan contoh Misi di atas

Contoh Visi 1
1. Adanya komunitas orangtua di setiap propinsi (37 Propinsi) yang sadar akan pendidikan anak anaknya
2. Perkuliahan online dan offline di seluruh propinsi yang memberi penyadaran agar parz orangtua kembali kepada fitrah mendidiknya.
3. Tersedianya Buku Panduan bagi para orangtua untuk berani mendidik anak anaknya dalam tahun depan.

Contoh Visi 2
1. Terfasilitasinya Focus Group Discussion di tiap desa untuk menemukan product uniknya (one village one product)
2. Terbentuknya community based education yang menjamin keberlanjutan product
3. Terbangunnya jaringan antar desa dalam 5 tahun

Contoh Visi 3
1. Punya 50 ragam kue unik dalam 1 tahun
2. Dikenal luas oleh masyarakat dengan memanfaatkan medsos
3. Punya Cafe kue di daerah strategis dalam 5 tahun

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang perlu dijawab sebelum kita menuliskan Visi Keluarga

1. Dalam menjalankan Misi, apa yang keluarga anda cita citakan dalam beberapa tahun ke depan?

2. Dalam menjalankan Misi, berapa banyak keluarga atau manusia akan mendapatkan manfaat dari apa yang keluarga anda lakukan?

3. Kondisi apa di masyarakat yang anda harapkan terjadi ketika keluarga anda menjalankan Misi Keluarga?

4. Apa mimpi bersama keluarga anda baik di dunia dalam beberapa tahun ke depan? Dan apa mimpi keluarga anda di akhirat kelak?

5. Apakah keluarga anda punya tahapan tahapan sukses yang akan diraih dalam 1,5, 10 tahun ke depan yang relevan dengan misi? Jika ya, sebutkan berapa banyak manusia atau alam akan menerima manfaat dari Misi keluarga anda.

6. Apakah keluarga anda pernah menuangkan Visi Keluarga dalam Family Vision Board? Jika pernah, apakah relevan dengan misi keluarga? Sebutkan bagian yang relevan dengan Misi dan yang tidak relevan dengan Misi Keluarga. Berapa banyak yang tidak relevan dengan Misi Keluarga.

Silahkan anda kembangkan berbagai pertanyaan kritis untuk menggali cita cita dan harapan serta mimpi yang realistis dan relevan dengan Misi Keluarga.

Tuliskan segera Visi Keluarga anda. Jangan khawatir salah karena bisa diperbaiki dan diperbaharui kemudian.

Testimony

“Setelah keluarga kami memiliki Misi Keluarga, maka kami menjadi lebih mudah menetapkan cita cita atau Visi. Kami juga jauh lebih mudah menentukan prioritas keluarga dan mengambil keputusan di saat yang sulit”

“Selama bertahun tahun pernikahan, baru sekarang kami bisa bersinergi dalam beraktifitas dan menjalankan tugas atau peran masing masing, karena acuan kami adalah Misi Bersama bukan Misi Pribadi”

“Keluarga kami sekarang lebih proaktif dan caretaking bukan caregiving. Anak anak yang diajak memahami misi dan visi keluarga atau Peran dan Cita Cita keluarga ternyata jauh lebih mudah diajak bekerjasama dan patuh”

“Kami lebih mudah menyusun kurikulum pendidikan anak, karena merujuk kepada Misi Keluarga”

“Di awal pernikahan, setidaknya kami sudah merasa punya arah yang jelas dan nyata dalam menjalani bahtera”

Salam Pendidikan Peradaban
#pendidikanberbasisfitrah dan akhlak
#fitrahbasededucation

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: