//
you're reading...
Creativity, Ekonomi, Entrepreneurship, Kemandirian, Leadership, Motivasi, Perubahan

Five – I – Rules of Transformation : From Leadership to Leader-Shift.

Jusman Syafii Djamal·
4 Agust 2016

Kemarin tgl 2 Agustus saya diundang untuk sharing pengalaman di ITB. Sudah hampir 10 tahun sy tidak pernah bicara disini. Apalagi punya kesempatan dialog dengan kurang lebih 114 Pimpinan Unit ITB di Aula Barat dan 40 Dosen dan Profesor Fakultas Mesin dan Dirgantara di Ruang 4101. Saya bicara jam 9.30 sd 12.00 di Aula Barat. Dan jam 13.00 sd 16.00 di Ruang 4101. Alhamdulillah dialog berjalan lancar.

Dua tempat ini yang membuat nostalgia masa lalu saya muncul. Di Aula Barat tempat ngumpul Studium Generale dan Dewan Mahasiswa. Di Ruang 4101, belajar elemen mesin, mekanika teknik, dinamika teknik, mekanika fluida dan heat transfer.

Sebetulnya setelah itu saya ingin juga hadir dalam undangan Jazzy Blues di Senayan, karena banyak musisi blues Bandung manggung disana. Sayang yang terakhir tak kesampaian. Tiba di Jakarta nya sudah malam.

Di Aula Barat saya diminta bicara tentang Transformative Leadership dan Innovation. Dua topik menarik sekaligus Challenging. Sebab dua agenda ini sering jadi pokok bahasan, akan tetapi seperti kisah orang buta memegang gajah. Banyak versi definsi muncul , akan tetapi bagaimana bentuk wujutnya nya, semua masih gelap terang.

Saya mulai dengan slide tentang teori double S curve. Kurva evolusi penguasaan teknologi. Teknologi yang muncul sebagai solusi masalah masa kini pada giliran nya akan menjadi masalah baru dimasa depan.

Proses dialektika penguasaan teknologi.

Inovasi Teknologi benihnya dapat muncul sebagai embryo di dalam ruang kelas, laboratorium atau dalam proses interaksi Maha Guru dan Murid.

Klaster inovasi pada esensinya adalah ruang kreatif yg terbangun dalam proses dialogis – aksi refleksi – trial and error continuos imprivement. Dimana Thinker pemikir membangun eksperimen bersama Tinker ahli bongkar pasang berbasis craftmanship. Klaster Silicon Valley.

Benih ditanam ada yang muncul sebagai pohon ada yang tenggelam ditelan waktu.

Dengan teori double S Curve sy munculkan Kondratief Cycle on Technology. Gelombang perubahan era karena Inovasi. Sy bilang ItB memiliki proses evolusi paradigma dengan siklus 39 tahun.

Siklus 1920-1959 muncul generasi Sukarno, Anwari, Rooseno dkk Siklus 1959-1998 Muncul Iskandar Alisyahbana, prof Dody, Sujana Sapiie, Filino, Wiranto Arismunandar, Saswinadi, Sadali ButMochtar dkk. Siklus 1998- 2038 Bagaimana ??

Embryo Teknologi disemai dan dirawat diruang kompetisi pasar. Ada yang muncul produktip, ada banyak yang tenggelam sebagai sesuatu yang cepat kadaluarsa. Hukum Darwin persaingan Yang terbaik, yang akan langgeng hingga sirna ditelan zaman.

Teknologi berubah, peta geoekonomi berubah, zaman berubah. Teknologi dan pertumbuhan ekonomi saling berinteraksi satu sama lain. Tak mungkin ada Bangsa tumbuh maju berkembang jika hanya memusatkan diri pada Pertumbuhan Ekonomi dan lupa pada strategi penguasaan teknologi untuk kemandirian Bangsa.

Itu kurang lebih pokok bahasan saya. Inovasi Teknologi Bangsa Sendiri memerlukan ekosistem yang baik. Dan itu sayang nya kini tak tampåk.

Fokus dan energi Bangsa Indonesia seolah habis digunakan untuk membahas siapa dan bagaimana menang dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Umum, tak kurang tak lebih.

Akhirnya sejak Reformasi 98 belum muncul Tokoh Politik atau Ekonom yang memiliki waktu menonjolkan peranan Science and Technology dalam pertumbuhan ekonomi masa depån.Semua menganggap ini sudah “given condition”, sudah ada yang mengurus di Universitas.

Semua orang seolah tenggelam dab masih fokus pada hukum Say, suplly and demand. Kalau tak ada demand , sukar supply digenjot. Price mechanism jadi ukuran. Dalam pola fikir ini Teknologi masih dianggap produk jadi. Faktor eksogen yg tidak terkait dengan pertumbuhan ekonomi.

Tak heran jika Infrastruktur IPTEK seolah diliwatkan. Pembangunan infrastruktur jalan, bandara dan pelabuhab tidak dimanfaatkan sebesar besarnya bagi proses mencetak Insinyur Indonesia agar punya leverage dan profesionalisme. Hanya terfokus pada siapa menang tender dgn harga termurah dan bawa investor.

Para Maha Guru di ITB menyebutnya dgn istilah kita sebagai bangsa tak punya Strategi Nasional untuk mengaitkan Penguasaan Teknologi dan Strategi Industri dengan Strategi Pertumbuhan Economy.

Mindset Science and Technology mudah di beli di Super Market, merebak jadi mantra. Apalagi ada Mbah Google, semua orang bisa dengan mudah jadi dokter, teknolog atau ekonom hanya dengan memasukkan kata atau kalimat didalam mesin pencari. Google-ism menyebabkan banyak ahli muncul tiba tiba.

Topik seperti itu saya kemukakan untuk mengantar dialog. Sebab saya ingin belajar dari pertukaran fikiran yang muncul di Aula Barat dan Ruang 4101.

Tak terasa saya ada disana hampir satu hari lebih. Mulai jam 9 berakhir jam 1600. Diselang selingi minum kopi dan nasi kotak RM Padang. Semua tanpa pelayan, ambil sendiri.

Berceramah sambil menyedu kopi sendiri. Berdiri duduk, tertawa, saling mengkritik dan debat khas ITB yang bikin nostalgia masa lalu bangkit kembali.

Ternyata staff pengajar dan Maha Guru FTMD yang semuanya adik kelas saya dan hanya ada tiga orang lebih senior yang pernah mengajar saya dan jadi asisten bisa saling guyub, silih asih, silih asah dan silih asuh.

Ruang Kreativitas yang egaliter masih terjaga disana.ITB bagi saya masih seperti pesantren dengan Kyai Besar. Ruh pengetahuan masih bersinar disana.

Karenanya sya memberanikan diri untuk memancing perdebatan tentang rumus lima I dari Transformative Leader-Shift dalam pertemuan itu.

Saya gunakan Leader-Shift bukan LeaderShip. Ada yang bingung bilang salah eja. Bukan Shift sebab itu berarti bergeser, berpindah, melintas. Melainkan Ship atau Kapal atau Wahana.

Saya bilang ini bukan typing error melainkan sengaja. Sy fikir untuk kata Leader baiknya padanan nya digunakan Shift bukan Ship.

Ship berarti wahana, kapal. Menggerakkan kapal perlu dermaga, dan security serta loket beli ticket. Bersifat statik.

Padahal Pemimpin atau Kekuasaan bukan produk jadi. Ia bersifat organis, tumbuh berkembang. In the making. Ia bukan wahana atau kapal yang ditumpangi untuk sampai ketujuan.

Kepemimpinan adalah penggerak perubahan. Bersifat dinamis, melahirkan akselerasi proses evolusi menuju masa depan lebih bercahaya.

Leader adalah Engine for Growth yang men “turnaround” mentransformasikan keadaan. Dari situasi jalan buntu kembali kejalan penuh harapan.

Dengan istilah Leader-Shift begitu saya bisa menemukan landasan pijak untuk membangun Rumus 5 I, yang di link-up dengan teori Transformative LeaderShift yakni :

Rule No 1. LeaderShift memerlukan Idealized Vision (I yang pertama). Satu Visi Ideal tentang masa depan yang hendak dituju. Kata Trans berarti Melintas. Trans Sumatera artinya Lintas Sumatera. TransNational berarti Lintas Negara. Bis PM Toh , Sibual buali atau ALS disebut bis Trans Sumatera karena membawa penumpang dari Banda Aceh hingga Jakarta.

Rule No 2. Leadershift menginduksikan harapan yang melahirkan proses transformative, Inspiring Change. (I yang kedua). Mengiduksikan Perubahan. Dealer of Hope.

Rule No 3. Leadershft membangun ekosistem yang membangkitkan Daya “creativity” para Intelektual atau Intelectual Stimulation (I yang ketiga)

Rule No 4. Leadershift mengedepankan ujung tombak Inovation to create a New Way of Doing Thing, Melahirkan cara baru, proses baru, mata rantai nilai tambah baru. (I yang ke empat)

Rule No 5. LeaderShift memanfaatkan keempat rule diatas untuk manata ulang structure interaksi yang sudah kadaluarsa. Ia membangun Institusi. Atau Institutional Building. (I yg kelima)

Agar terbangun system,proses dan mata rantai nilai tambah baru yang sesuai dengan perubahan zaman. Struktur yang lebih Agile dan Adaptip.

Begitu kurang lebih dialog yang terjadi. Saya share disidí, mudah mudahan bermanfaat. Mohon Maaf Jika Keliru. Salam
man n

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: