//
you're reading...
Creativity, Ekonomi, Entrepreneurship, Motivasi, Perubahan

Inovasi Membutuhkan Konsistensi

“Inovasi membutuhkan konsistensi, karena tanpanya, ia secara perlahan akan mulai mati.”

Seusai gelaran event WBT batch ke-15 garapan Akademi Trainer di tanggal 20-22 Februari 2015 tahun lalu, salah seorang alumninya ada yang mendatangi saya. Mba Ririe namanya. Kami sebelumnya berkenalan di WBT, karena kebetulan saya menjadi salah satu fasilitator trainingnya.

Ia, mewakili beberapa teman alumni lainnya meminta saya, untuk mengajarkan kepada mereka tentang mendesain slide presentasi.

Saat itu saya berkata, “wahh, saya bukan trainer untuk slide presentasi Mba Ririe. Lagipula, saya tidak punya bahan materi untuk sharing mengenai slide.”

Beliau kemudian menimpali, “nggak apa-apa Bang Andy. Bikin aja materinya dan nanti kita dari alumni WBT15 jadi peserta trainingnya Bang Andy. Soalnya beberapa dari kita sudah sepakat. Pokoknya harus belajar dari para fasilitator usai WBT dan pastinya, yang pertama kami mesti belajar, ya dari Bang Andy.”

Saya sempat terdiam sejenak ketika memikirkan permintaan tersebut.

Lalu Bismillah dan saya pun akhirnya menyanggupi seraya berkata, “kasih saya waktu 3 minggu ya Mba Ririe untuk mendesain materinya.”

Petualangan pun akhirnya dimulai. Tepat di tanggal 12 April 2015, angkatan pertama dari kelas pelatihan seni mendesain slide presentasi, untuk beberapa alumni dan fasilitator WBT15 menjadi awal babak sejarah baru. Sebuah inovasi sederhana dalam hidup, yang sejarahnya tak akan pernah terlupa.

Inovasi itu kemudian diberi nama, “Melukis Slide Dengan Hati”.

Tanpa terasa, inovasi tersebut kini makin dicintai. Berharap keberadaannya, akan bisa menjadi pengungkit bagi mereka yang ingin merevolusi tampilan slide presentasinya.

Karena dari apa yang dipahami saat ini, slide bukan lagi sekadar alat bantu. Melainkan pilihan penyampai pesan dalam bentuk media visual, yang kita yakini akan mampu memperkuat pesan verbal yang diucapkan. Jika delivery untuk tampil berbicara saja dipelajari, maka slide presentasi juga patut untuk dijiwai.

Ketika tak ada passion, maka di sana sulit tuk muncul innovation. Tanpa terasa, sudah 14 kelas public digelar dan juga beberapa in-house di organisasi atau perusahaan.

Inovasi pastinya tiada akan berhenti. Karena telah terpatri sebait mimpi, semoga bisa berinteraksi dengan sejuta sahabat dan mampu mewarnai negeri ini dengan slide presentasi yang bermanfaat dan menggerakkan hati.

JIka di hari kedua Hari Raya Idul Fitri tahun 2014 tak pernah tercetus ide membuat ‪#‎1Day1Quote‬, mba Ririe tentu tak akan pernah mendatangi saya.

Jika saya berhenti menulis lantaran buku yang tak kunjung jadi dan tak menantang diri untuk berinovasi, tentu tak akan pernah lahir ide mendesain #1Day1Quote.

Jika saya menampik permintaan mba Ririe untuk sharing tentang slide lantaran tak berani, maka passion menjadi seorang slide designer tak akan pernah dijalani.

Akhirnya, sejarah itu masih berjalan hingga hari ini. Alhamdulillah, rencana Tuhan yang membuatnya menjadi begini. Namun pada akhirnya, jalan yang telah dibukakan oleh-Nya kembalinya kepada diri sendiri. Andai tak berteman dengan konsistensi, maka semua ini hanya akan cepat berakhir, tanpa sempat menjadi goresan sejarah yang bisa mendapat ridho Ilahi.

Konsistensi pun memliki kawan baik yang bernama pengembangan diri. Ilmu tak pernah diam di tempat, namun ia terus tumbuh dan berkembang sesuai kemajuan jaman. Ilmu yang didapat kemarin mesti terus diasah. Ilmu yang terbentang di hari depan, menantang untuk diperjuangkan.

Inovasi itu kini, tengah berupaya membentuk team yang bisa memperkokoh kerangka bangunan kapal yang telah mulai disusun. Sadar bahwa mengarungi bisnis, tak bisa dilakoni oleh seorang superman. Nakhoda tak bisa berlayar sendirian. Namun yang dibutuhkan adalah super team. Team yang nantinya bisa mulai bersama-sama menaikkan layar, untuk menjelajah samudera.

Sebelum layar terkembang, pembelajaran membentuk super teamnya ada di pelatihan bertajuk “Competitive Innovation Workshop”, di tanggal 10-11 Agustus 2016 mendatang.

Inovasi jadi tak berarti tanpa konsistensi dan konsistensi dapat terlihat, dari bagaimana seseorang mau berjuang untuk mengembangkan diri.

“Learning and innovation go hand in hand. The arrogance of success is to think that what you did yesterday will be sufficient for tomorrow.” – William Pollard

Karya tulis ini dipersembahkan untuk Klub Inovator Bisnis, tempatnya belajar strategi dan inovasi bisnis. Join di bit.ly/klubinobis.

Salam suksesmulia,
Andy Sukma Lubis

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: