//
you're reading...
Ekonomi, Kajian, Lingkungan, Review

Dampak Brexit pada nilai tukar Poundsterling dan Transportasi Udara di Inggris (Sumber IATA)

Referendum di Inggris telah membuat peta geopolitic dan kondisi ekonomi dunia berubah.

Besar kecilnya intensitas dampak pada tiap negara sedang dicermati dengan seksama.

Ibarat gempa tektonik akibat pergeseran lempeng bumi, perambatan skala richter dari pusat gempa kesekitarnya dari waktu kewaktu mengguncang tempat kita berdiri.

Paling tidak kini teori penyatuan pasar eropa, pasar asia pacific dan amerika latin yg tercermin dallam Schengen convention, NAFTA, Asean dan Mercosur mengalami tantangan. Seperti kata politisi Inggris “its all about controlling our nation” . Kini masa depan kedaulatan suatu bangsa memerlukan peneguhannya dalam dunia yg dilanda arus globalisasi dan free trade.

Paling tidak rambatan pengaruh Brexit mulai terasa di Scotlandia dan Irlandia. Scotland menyatakan kemungkinan mereka untuk tetap berada di Uni Eropa dan tidak ikuti Inggris.

Di Belanda dan Perancis ada suara politisi sayap kanan yang menggemakan suara untuk membuat Frenc-xit atau juga Dutch-xit. Exit dari Eropa.

Referendum yang dibuat Perdana Menteri Cameron secara sukarela ini telah membuat “ia sendiri shock” atau terkejut dengan hasilnya. Awalnya Cameron sebagai Perdana Menteri merasa yakin bahwa pengaruh pesona nya akan membuat daya persuasi dan kampanye yang dilakukan secara sistimatis akan menyebabkan seluruh rakyat berdiri dibelakangnya dan memilih tetap di EU. Apalagi dengan mengundang kehadiran Presiden Obama, PM Cameron merasa percaya diri.

Semua politisi Eropa dan Cameron sendiri tidak pernah menyangka ternyata di Inggris Emosi warga akan ancaman banjir immigrant dari Suria dan Lybia telah membuat masyarakat Inggris merasa perlu membentengi diri. Ketakutan warga Inggris akan kehilangan pekerjaan akibat dominasi dan pengaruh kehadiran pekerja immigrant dan pekerja Eropa Timur lainnya akibat berada didalam masyarakat Uni Eropa telah membuat mereka bersatu.

Begitu juga merosotnya peran Industri Nasional dalam menyediakan lapangan kerja bagi warga Inggris telah menyebabkan mereka memiliki persepsi yang kuat bahwa kehadiran Uni Eropa tidak memberikan keuntungan apa apa bagi kehidupan ekonomi mereka. Apalagi tias tahun inggris harus membayar iuran kurang lebih 17 Milyar Pound sterling to EU. Dalam salah satu situs the guardian.com tersaji hal sbb :

With an annual budget of over €129bn, the EU is an economic power in its own right, more significant than many countries. So, how do those finances break down? This latest detailed data – from 2011 – shows where the hard cash goes – and where it flows from. We wanted to look at how the figures break down.

Extracted from the EU budget site, we’ve gone for the most detailed recent numbers.Most of the EU’s money comes from member nation contributions, €103.2bn in 2011. It’s not completely straightforward – especially if you use the UK as an example.
So, this is how it goes:

• €13.8bn is the total raised from the UK. This includes money raised in duties within the UK and passed on to the EU. The UK receives a 25% fee of €850.6m for this. Within that…
• €11.3bn is the UK’s national contribution, which is largely based on the size of our economy. It also includes other adjustments and €2.5bn from VAT
• -€3.6bn in rebates negotiated by Margaret Thatcher in 1984, called the ‘UK correction’ in the official data.

Dengan fakta historis seperti disebutkan diatas, emosi warga Inggris untuk memutuskan keluar dari Uni Eropa mendapatkan justifikasinya. Sebab mereka memandang Inggris mensupport EU dan bukan sebaliknya. Emotional decision lebih dominan dibanding keputusan berdasarkan akal sehat dan kalkulasi ekonomi.

Mayoritas rakyat memilih “Out of EU” dibandin “in the EU”. Inggris keluar Uni Eropa. Bendera EU terpaksa berkurang jumlah bintang nya satu. Dunia kini berubah.

Akibat jangka pendeknya Pound Sterling turun tajam nilainya terhadap dollar, dalam kondisi perdagangan yang volatile mengikuti hasil Referendum Brexit.

Seberapa besar dan dalam penurunan nilai ini sangat tergantung pada persepsi dan ekspektasi pasar atas keputusan Rakyat Inggir keluar Uni Eropa. Pandangan umum di kalangan para analis adalah bahwa kondisi volatilitas dan penurunan ini akan pulih sedikit demi sedikit, dalam jangka menengah dan jangka panjang. Meskipun demikian, mata uang poundsterling diprediksi akan tetap lebih lemah disbanding jika Inggris tetap bergabung di masyarakat Ekonomi Eropa. Skenario Brexit akan membawa nilai tukar sterling berada di wilayah 10-15% dibawah sebelumnya

Dampak ini akan memiliki pengaruh yang jauh terasa pada intensitas perjalanan melalui pesawat udara. Penumpang pesawat udara lebih sensitip. Pengaruhnya terhadap minat orang Inggris bepergian keluar negeri lebih langsung terasa dibanding efek ekonomi lainnya.

Pound yang lemah segera membuat perjalanan keluar negeri melalui udara, yang ditanggung penduduk UK lebih mahal. Dengan jumlah nilai mata uang GBP yang sama, sekarang penduduk Inggris akan membeli barang dan jasa import lebih sedikit.. Pada saat yang sama, untuk pengunjung dari luar negeri ke Inggris, laba mata uang lokal mereka sekarang meregang lebih jauh daripada sebelumnya. Mereka akan lebih murah belanja.

Semua mengatakan, gerakan turun naik nilai sterling pada jangka pendek akan mempengaruhi daya beli. Dari waktu ke waktu, akan berfungsi mengurangi dan mencegah perjalanan warga Inggris keluar negeri (outbound) dan mendorong perjalanan orang asing masuk ke Inggris (inbound).

Dampak Brexit terhadap GDP dan Penumpang Pesawat Udara dapat diamati dari grafik berikat ini :

Jusman Syafii Djamal's photo.

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: