//
you're reading...
Human being, Pendidikan, Perubahan, Renungan

Bijaksana dan ilmu

Erizeli Bandaro

Dia yang saya kenal adalah pria yang tak pernah masuk universitas. Tahun 80an dia hanya sales obat. Belakangan kami berpisah.Yang saya tahu terakhir dia tinggal di Riau. Ketika minggu lalu sahabat saya mengajak saya bertemu dengannya. Saya sanggupi karena memang sudah kangen dengan teman lama. Rumahnya di kawasan mewah di Pantai Indah Kapuk. Dia sudah jadi konglomerat dengan basis bisnis perkebunan sawit.Dia juga punya pabrik di tangerang dan Cikarang,China,Sumatera utara. Semua pabrik di bangun berorientasi pasar eksport.

Ditengah krisis global dia tidak terpengaruh sama sekali. Pasar memang menyusut namun bukan berarti orang berhenti belanja. Tinggal bagaimana kita membuat produk yang senantiasa di butuhkan orang. Walau laba usahanya tidak begitu bagus namun usahanya tumbuh secara significant. Bagaimana ceritanya kamu bisa berkembang?

Menurutnya hidupnya hanya mengikuti arus glombang laut. Ketika gagal sebagai sales obat , dia hijrah sebagai kontraktor membuka lahan sawit. Awalnya dia tidak paham namun temannya mengajak dia bermitra. Dari usaha ini akhirnya berkembang menjadi pengusaha kebun sawit. Kemudian temannya mengajak dia membuat pabrik memproduksi alas kaki dari karet. Karena bahan karet alam cukup banyak di sumatera. Kemudian temannya di cina mengajak dia membuat pabrik downstream CPO. Maka pabrikpun berdiri dengan bahan baku dari kebunnya. Dari limbah sawit dia membuat pabrik palet untuk bahan bakar pembangking listrik di China.

Bagimana kamu bisa sehebat sekarang padahal pendidikan kamu rendah ? Menurutnya mungkin banyak orang berusaha mengejar ilmu sehingga ilmu lebih banyak didapat daripada kebijakan. Hidupnya tak pernah habis menganalisa keadaan , bahkan orang lainpun dia nilai. Sehingga dia lupa bijak dan ragu berbuat. Bahwa hidup ini adalah perbuatan. Untuk berbuat kamu tidak bisa sendiri tapi kamu harus mendapatkan sahabat yang setia kepadamu.Untuk mendapatkan teman setia kamu harus mampu merebut cintanya. Dan tanpa kebijakan diatas pribadi yang penuh kasih dan tulus tidak mungkin kamu bisa membuat orang jatuh cinta.

Anak ku..orang bijak tahu bahwa dia bodoh dan karenanya dia butuh sahabat untuk berbicara dengannya dan dia akan menjadi pendengar yang baik serta menempatkan rasa hormat untuk membuat sahabatnya nyaman. Kamu berkembang bukan karena titelmu, hartamu, tapi karena sahabatmu. Jadi nak ..elok elok lah mencari teman. Teman tertawa banyak tapi teman yang membawamu kemata air untuk melepas dahagamu dan membasuh tubuhmu adalah tidak mudah. Perbaiki laku ya sayang .. Walau sukses itu tidak mudah , jalan berliku dan mendaki namun indah sayang…indah karena sahabatmu selalu ada untukmu..

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: