//
you're reading...
Creativity, Human being, Motivasi, Pendidikan, Perubahan

Kenapa “Free Writing” Sangat Mementingkan Proses dan Bukan Hasil Menulis?

Hernowo Hasim
May 10, 2016

Pertanyaan dalam judul tulisan saya kali ini sangat mudah sekali untuk saya jawab: “Karena jika proses menulisnya buruk, hasilnya pun jelas akan buruk.” Jadi, FW (free writing) memang bertujuan agar seorang penulis (dan yang ingin dapat menulis) dapat benar-benar menyiapkan dirinya agar setiap kali ingin menulis dia sudah sangat terlatih dalam menghadapi dan mengarungi proses menulis. Bagaimana caranya agar FW dapat membantu seorang penulis atau calon penulis dalam menikmati proses menulis?

Pertama, FW meminta agar para penulis atau yang ingin menjadi penulis benar-benar mau dan mampu berlatih FW selama 10 menit setiap hari dan mengabaikan hasilnya. FW bahkan menyarankan agar kegiatan FW selama 10 menit itu dilakukan sesering mungkin agar sang diri kemudian terbiasa mengabaikan hasil menulis. “Tuliskan apa saja, gerakkan tangan saja, tidak usah berpikir terlalu berat serta nikmati proses dan abaikan hasilnya.” Dengan melakukan FW sebagaimana dianjurkan itu secara berulangkali, nanti lama-lama mental seorang penulis akan siap siaga dalam mengarungi proses menulis yang kadang sulit dan rumit dan akhirnya dapat menikmatinya.

Kedua, menulis melibatkan unsur fisik dan nonfisik serta paduan keduanya. Unsur fisik terkait dengan tangan dan jari-jari untuk memencet tombol huruf dan unsur nonfisik terkait dengan pikiran dan suasana mental—bagaimana merangkai huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat, dan kalimat menjadi paragraf. Mengatasi problem fisik jauh lebih mudah ketimbang problem nonfisik. Jadi, latihlah unsur fisik terlebih dahulu agar tidak cepat lelah dan juga siap untuk mengetikkan pikiran yang rumit dan berat. Bagaimana caranya? Gerakkan saja tangan Anda tanpa henti dan tanpa berpikir selama 10 menit. Cek apakah sebelum alarm berbunyi dalam waktu 10 menit Anda merasa lelah dan kalah atau masih tetap fit dan bergairah?

Ketiga, ketika menjalankan poin kedua sebelum ini, cobalah rasakan apa yang terjadi dengan diri Anda yang berlatih menulis bebas tersebut. Apakah ada rasa kemrungsung (suasana emosi yang terburu-buru dan cepat-cepat ingin selesai) atau ada rasa yang tenteram-santai dan nyaman? Apakah ada rasa waswas dan waktu 10 menit terasa sangat lama atau sebaliknya waktu begitu cepat berlalu dan pikiran begitu tenang setenang air telaga? Apakah lancar atau tersendat-sendat ketika mengalirkan pikiran di jalan bebas hambatan bernama FW ini? Ini semua perlu dirasakan dan dicatat—direkam secara tertulis dan detail terkait dengan suasana emosi dan mental yang terjadi.

Keempat, perhatikanlah pola kegiatan menulis Anda. Apakah Anda masih ingin membaca atau bahkan mengoreksi yang sudah Anda tulis meskipun Anda sudah menulis secara bebas, spontan, dan cukup cepat? Jika ya—dan bahkan ada keinginan untuk membetulkan kata-kata yang salah ketik—maka Anda belum dapat dikatakan berhasil dalam berpraktik FW. Anda perlu terus berusaha untuk memproduksi kata-kata tanpa henti dan hanya mengetik, mengetik, dan mengetik. Anda harus mengabaikan hasil yang Anda ketik. Gerakkan terus tangan Anda—tanpa melihat hasilnya—hingga alarm sepuluh menit berbunyi. Ulangi terus proses ini hingga Anda merasa lega….plong dan tidak mengkhawatirkan yang telah Anda tulis bebaskan tersebut.

Kelima, FW ini ingin mengubah paradigma menulis Anda. Apa paradigma menulis yang ingin diubah FW? Menggabungkan kegiatan mengalirkan pikiran dan mengoreksi tulisan. Kedua proses ini harus dipisahkan secara tegas dan jangan sampai dibarengkan dalam satu kegiatan. Tidak mudah mengubah paradigma memisahkan ini sebab kita sudah terbiasa menyatukannya. Jadi, harus ada kegigihan, kemauan, dan kesungguhan untuk benar-benar dapat melakukan pemisahan. Inilah salah satu dampak-utama yang ingin disasar FW agar Anda menjadi nyaman dan senang menulis.

Alhamdulillah.[]

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: