//
you're reading...
Creativity, Ekonomi, Kemandirian, Review

Bisnis = Passion + Strategi

Di Pesta Wirausaha TDA kemarin saya bertanya pada peserta seminar saya, “Siapa diantara Anda yang saat ini sudah menjadi pengusaha?” Sebagian besar peserta mengangkat tangan. “Lebih banyak mana, usaha yang berhasil atau yang gagal?”, tanya saya lagi. “Gagaaaal..”, jawab peserta. Saya merespon, “kalau tahu jadi pengusaha itu resikonya besar dan kemungkinan gagalnya tinggi, kenapa masih memilih jadi pengusaha?” Beberapa menjawab, “karena asyik pak..”, “itu mimpi saya pak”. Sebagian lagi menjawab, “ingin bisa mandiri pak, “saya ingin bantu orang lain”.

Saya ekspresikan kekaguman saya pada mereka, khususnya untuk semangat dan keberanian mereka memulai dan membangun bisnis. Jawaban yang diberikan peserta seminar atas pertanyaan saya “kenapa memilih jadi pengusaha?”, berujung pada satu kata, yaitu Passion. Dan saya senang mendengarnya. Karena passion ini adalah bahan bakar dari sebuah bisnis. Membangun usaha itu jalannya panjang, berliku dan menanjak. Kalau Anda kekurangan bahan bakar, niscaya bisnis Anda akan berhenti di tengah jalan.

Itu sebabnya saya selalu menyarankan bahwa sebuah bisnis yang baru dimulai harus dijalankan langsung oleh si foundernya (pendiri). Jangan didelegasikan ke orang lain. Banyak karyawan yang punya uang dan ingin berbisnis. Namun karena dia tidak mau melepaskan pekerjaannya, maka dia serahkan pada saudaranya untuk menjalankan ide bisnisnya. Apa yang terjadi? Bisnisnya tidak jalan. Kalaupun jalan, tidak berkembang. Kenapa? Orang yang bekerja karena digaji tidak memiliki passion sebesar Anda sebagai pendiri. Sehingga daya juangnya rendah. Daya kreativitas dan kemampuan menyelesaikan masalahnya terbatas. Akhirnya mudah mengeluh dan menyerah. Ingat, Anda baru boleh mendelegasikan bisnis Anda, jika usaha Anda tersebut sudah lepas landas.

Oke, Passion sudah Anda miliki, apakah itu cukup? Ternyata tidak. Bisnis Anda tetap tidak akan berhasil jika Anda hanya mengandalkan Passion saja. Bayangkan saja, mobil Anda sudah terisi bahan bakar yang cukup (baca: passion), tapi Anda tidak tahu jalan. Tidak punya peta lagi. Anda tidak tahu jalan terbaik, termudah dan tercepat untuk sampai tujuan Anda. Apa yang akan terjadi? Anda akan tersasar. Berputar-putar sampai bensin Anda habis. Tujuan tidak tercapai, mobil Anda (baca: bisnis) berakhir mogok ditengah jalan.

Inilah alasan kenapa saya terus mengkampanyekan pentingnya strategi. Ini hal penting yang sering dilupakan pebisnis pemula. Mereka ingin langsung jualan dan dapat uang sebanyak-banyaknya tapi tidak mau keluar upaya untuk membuat strategi bisnis yang tepat.

Anda ingin jadi pebisnis atau penjual? Memang dengan berjualan Anda bisa dapat uang, namun jumlah uang Anda akan terbatas pada seberapa banyak waktu dan keringat yang Anda keluarkan. Sementara bisnis itu bisa bertumbuh (scale-up) semakin besar dan mendatang semakin banyak uang, tanpa kehadiran Anda. Semua orang bisa jualan, tapi tidak semua orang berhasil menjadi pebisnis yang sukses.

Anda pasti sudah pernah mendengar tentang inkubator bisnis. Itu adalah sebuah tempat dimana para pebisnis pemula dipandu secara intensif hingga berhasil menemukan formula bisnis yang bisa bertumbuh dan menguntungkan. Apa yang dipelajari disana? Cara menjual, membangun tim, membuat sistem? Iya. Tapi bukan itu yang utama. Hal yang paling krusial dalam setiap program inkubator bisnis adalah membantu peserta untuk menemukan bisnis yang memiliki prospek keuntungan paling tinggi dan strategi paling jitu untuk memenangkan pasar.

Diakhir proses inkubasi biasanya para peserta program diminta untuk presentasi dihadapan para investor. Tujuannya adalah meyakinkan investor untuk mau menanamkan uangnya di bisnis mereka. Siapakah yang akan dipilih oleh para investor? Mereka yang strategi bisnisnya dinilai paling meyakinkan, yaitu yang secara logis bisa menjamin bahwa bisnisnya bisa menguntungkan dan bertumbuh secara cepat.

Nah, setelah membaca tulisan diatas, apa Anda masih nekat terjun bebas memulai bisnis tanpa strategi yang tepat?

Passion adalah modal membangun bisnis. Strategi membuat Anda menang di bisnis itu.

Indrawan Nugroho
Business Innovator
CEO CIPTA Consulting

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: