//
you're reading...
Entrepreneurship, Kemandirian, Leadership, Perubahan, Review

Fokus kepada Tujuan Membawa Kepada Hakekat Korporasi

Berikut Copas dari komunitas CEO Indonesia)
Hallow!!!
Salam buat anda dari GA 193, KNO – CGK.

Hari ini saya belajar lanjut tentang perusahaan Teal. Tentang kenapa ada perusahaan yang pertumbuhannya luar biasa. Di sisi lain, ada perusahaan yang separoh mati ingin bertumbuh, namun malah tidak mendapatkannya.

Ada fakta yang menarik. Manusia pada dasarnya gak akan bisa bertahan lama dengan tujuan kecil atau tujuan yang egois. Namun begitu banyak perusahaan yang ‘memaksa’ tim-nya untuk antusias dengan visi yang kecil. Visi untuk sekedar memenuhi target.

Namun manusia memang tidak bisa mengeluarkan potensi terbesarnya untuk alasan sekecil itu.

Lihatlah Aung San Su Kyi atau Mahatma Gandhi. Lihatlah Nelson Mandela yang rela sampai dipenjara bertahun-tahun demi memperjuangkan sesuatu yang sangat besar. Ini yang menggerakkan manusia.

Namun ini yang sering kali dilupakan oleh perusahaan. Apa sebenarnya tujuan dari dibuatnya perusahaan itu? Perusahaan sudah sering melupakan tujuannya dan hanya mengejar 1 hal, “Pertumbuhan.” Apa tujuan bertumbuh? Sudah gak tau.
Pokoknya pertumbuhan itu sendiri sudah dijadikan tujuan.

Kalau coba kita tanyakan visi misi perusahaan kepada salah satu karyawannya, sering kali jawabannya gak tau. Apa cuma karyawan yang gak tau. Nggak, ternyata ini juga terjadi pada para managers dan CEO.

Apa bukti lain bahwa organisasi sering kali melupakan tujuannya? Saat sedang terjadi perdebatan besar, jarang sekali ada yang menghentikan meeting dan bertanya, “Eh, mari kita stop dulu. Apa sebenarnya tujuan dari dibuatnya perusahaan ini?”

Di organisasi red, amber, orange, drive utama adalah “fear”. Para karyawan dan bosnya melihat dunia sebagai tempat yang berbahaya. Tempat di mana persaingan dengan kompetitor sangat keras. You win or I win.

Di perusahaan Teal, ini sudah berubah semua. Mirip sekali dengan organisasi Green. Fokusnya sudah bukan lagi sekedar survival atau persaingan.

Yang benar-benar penting adalah, “Tujuan perusahaan.” Sungguh-sungguh penting dan sering kali disebut. Itu makanya XI sering kali mengucapkan dan mengulangi, “Bahwa XI mempunyai tujuan mengabulkan mimpi sebanyak mungkin otrang di dunia.”

Ini sungguh-sungguh menjadi energi bagi seluruh team XI. Energy yang menyemangati dan memberikan arah untuk seluruh perusahaan. Untuk semua orang yang ada.

Orange organization sangat concern dengan target dan angka. Mereka banyak menyebutkan kompetitor. Us VS Them. KIta lawan mereka.

Namun ternyata di organisasi Teal, kata-kata “Kompetisi” menghilang sama sekali.

Ketika sebuah perusahaan benar-benar hidup untuk menjalani purpose-nya, maka kompetisi hilang. Apanya yang mau kompetisi? Tujuannya aja udah beda banget.

Bukan lagi untuk meningkatkan market share, dll. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih besar dan jauh lebih mulia.

Siapa saja yang bisa membantu perusahaan untuk mewujudkan mimpinya, adalah teman. Bukan lagi saingan.

Itu makanya Jos De Blok, pendiri Buurtzorg, dengan sennag hati mau menjadi penasehat di perusahaan saingannya. Tanpa bayaran. Bahkan dia mengundang perusahaan2 lain untuk meniru caranya. Agar mimpi mereka lebih cepat terkabul.

Ini kontras sekali dengan praktek orange. Lihatlah Coca-cola yang menyimpan rapat-rapat rahasia resep minumannya.

Ini juga yang terjadi pada Patagonia. Mereka ingin membangun bumi yang jauh lebih baik. Mereka gak mau menjual baju yang malah merusak alam. Maka semua keputusan diambil berdasarkan tujuan ini.

Patagonia bahkan sering kali mengatakan, “Baju yang ada di lemari kita, sebenarnya cukup untuk menghangatkan kita seumur hidup.” Kalau perlu gak usah beli baju. Padahal dia adalah penjual baju!!

Patagonia bahkan menawarkan jasa untuk memperbaiki dan recycle baju. Padahal tiap kali mereka memperbaiki dan recycle baju yang sudah ada, artinya berkurang satu baju yang dibeli oleh client. Namun mereka dengan senang hati melakukannya. Karena memang itu tujuan dari Patagonia.

Mereka tidak mau mengejar profit hanya untuk sekedar mengejar profit. Gak mau sekedar bertumbuh.

Namun paradox-nya, justru perusahaan-perusahaan Teal ini malah mempunyai rekor pertumbuhan yang luar biasa.

Semoga tim anda makin semangat untuk terus mengejar tujuannya!

Salam Dahsyat!
Hendrik Ronald – Pakar Service Excellence No.1 di Indonesia

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: