//
you're reading...
Human being, Research

Motivasi Dhuha

Motivasi Dhuha :
Coba bayangkan jika angsuran kita sebesar 30% dari penghasilan.
(sesuai anjuran para pakar kesehatan finansial).

Berarti ada 30% ruang berfikir yang hilang setiap harinya hanya untuk meprioritaskan angsuran,dan menjaga bi checking agar tetap bagus dimata bank.

saya bisa buktikan, sebagian besar orang takut BI cheking jelek gara-gara telat beberapa hari saja bayar angsuran. Mengapa takut?
* takut tidak dipercaya lagi pinjam uang untuk keperluan berikutnya.
* takut tidak bisa punya kendaraan yang lebih bagus
* takut tidak ada yang meminjami uang untuk beli rumah
* takut tidak ada yang membiayai bisnisnya lagi
.
.
ingat .. jika 30% dari penghasilan untuk bayar angsuran, maka 30% waktu dan pikiran tersita untuk angsuran
jika 50%.. berarti separo pikiran dan waktu tersita untuk kepentingan angsuran
jika 80%.. berarti sebagian BESAR aktifitas kita untuk angsuran
dan beberapa mengalamikondisi yang parah
Lebih dari 100% penghasilan untuk mengangsur.. (besar pasak daripada tiang).
.
.
Kondisi yang terakhir biasanya mengalami sakit finansial akut,
sudah ga bisa mikir panjang lagi,
emosi dan ga nyambung diajak ngomong,
takut sama sms / suara telp (paranoid),
dan selalu berfikir instan.
.
.
saya tidak tahu, berapa persen penghasilan anda tersita untuk angsuran saat ini,
yang jelas.. semakin bersar persentasenya.. maka hidup semakin tidak terarah, dan lebih mudah lelah..
.
.
belum lagi bicara masalah jangka waktu angsuran..
* kendaraan biasanya 1-4 tahun
* properti biasanya 5-15 tahun
* SK biasanya (kebiasaan umum) selama masa jabatan hingga pensiun
* kredit bisnis biasanya 5 tahun jika tidak top up
* RK biasanya tidak jelas kapan lunasnya
.
.
saya hanya mau mengingatkan.. seberapa lama jangka waktu pinjaman anda, maka seberapa lama pula anda hidup dalam kondisi yang tidak efektif.
.
.
begini perhitungan sederhana saya.
misal:
total angsuran anda 30% dari penghasilan anda.. selama 5 tahun.
Berarti 30% dari prioritas waktu kerja anda tersita untuk itu.
,
.
Mari kita hitung
jam kerja (8jam) x 25hari x 12 bulan x 5 tahun x (30%)
= 12000jam x 30%
= 4000 jam.
.
.
kita hitung kerugian non finansial anda (baru ngitung waktu saja)
berarti ada 4000 jam terbuang untuk memikirkan / memprioritaskan angsuran.
.
.
sekarang kita bandingkan.. jika tidak punya angsuran..
apa yang bisa kita manfaatkan dalam 4000 jam?
.
.
waktu luang untuk mendidik anak
waktu luang untuk berdiskusi bersama keluarga
waktu luang untuk berbagi ilmu yang anda ketahui (tentang sesuatu)
waktu luang untuk ibadah
waktu luang untuk aktif di kegiatan sosial
waktu luang untuk memikirkan peluang baru dengan tidak terburu-buru
waktu luang untuk merencanakan masa depan
waktu luang untuk mengerjakan hobi anda
waktu luang untuk makan malam dengan mertua / orang tua
waktu luang untuk menceritakan kisah Nabi dan Rosul ke anak2 kita
waktu luang untuk mempelajari tehnik marketing terbaru
waktu luang untuk berbagi ilmu (ingat bahwa ilmu yang bermanfaat.. akan menemani kita di alam barzah)
waktu luang untuk sekedar rebahan di sofa sambil tersenyum
waktu luang untuk memikirkan, kejutan apa yang menyenangkan pasangan kita
waktu luang untuk menemani anak mengerjakan PR
waktu luang untuk melatih si kecil baca iqro
waktu luang untuk mendengarkan apa isi hati pasangan kita
.
.
dan banyak lagi..
apa yang bisa kita lakukan untuk memanfaatkan 4000 jam.
.
.
saya tidak sedang membicarakan kerugian uang.. atau dosa riba.
baru bicara tentang WAKTU, hal terkecil yang sering terlewatkan.
.
.
Bisakah kita menebak berapa umur kita, dan kita membuang 4000jam untuk fokus mengejar (harta) yang tidak kita bawa saat mati.
(jika angsuran 30%).
.
.
dari penjelasan diatas, maka wajar.. jika semakin besar kita punya angsuran, maka semakin hidup kita tidak tertata.. semakin tidak bahagia..
belum kerugian bunga yang anda bayar
belum denda jika terlambat
belum resiko lelang
belum tagihan debt colector
.
.
apa lagi kalau ingat ini –> Rasulullah melaknat orang yang memakan riba, nasabah riba, juru tulis dan dua saksi transaksi riba. Nabi bersabda, “Mereka itu sama” [HR Muslim no 4177].
.
.
saya baru bicara tentang WAKTU
.
.
adapun demikian, saya kembalikan keputusan pada anda pribadi.
saya sekeluarga sudah memutuskan “SAY NO TO RIBA” apapun yang terjadi.. kaya ataupun miskin.

Sharing dari grup sebelah, semoga menajdi hikmah bersama. aamiin

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: