//
you're reading...
Ekonomi, Kemandirian, Perubahan

Siapa Menanam, akan Mengetam

Jusman Syafii Djamal
May 29, 2015 at 5:48am

Mendengar bahwa bangsa ini masih kekurangan bahan pangan, maka siaapun akan bertanya-tanya, mengapa terjadi. Negara yang memiliki tanah yang sedemikian luas, subur, iklim yang mendukung, petani yang ulet, dan masih ditambah sarjhana yang jumlahnya cukup banyak, tetapi masih kekurangan beras, kedelai, gula, buah-buahan, dan ain-lain. Bukankah bangsa ini seharusnya kesulitan menjual hasil-hasil pertanian, peternakan, dan perikanan yang melimpah.

Hal aneh juga bisa disaksikan pada tataran individu, yaitu banyak orang yang mengaku sebagai isteri petani di banyak tempat di pedesaan seharusnya ketika pergi ke pasar berjualan hasil pertanian, tetapi ternyata sebaliknya, mereka justru membeli beras, sayur-sayuran, buah-buahan dan lain-lain. Dengan gambaran seperti itu, bangsa ini menjadi aneh, seharusnya mereka menjual tetapi justru membeli.

Demikian pula selalu disebutkan bahwa negeri ini kaya sumber daya alam yang bisa dikelola untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya. Tapi lagi-lagi juga aneh, warga negeranya banyak yang pergi ke luar negeri hanya untuk mencari pekerjaan dengan gaji murahan, misalnya menjadi pembantu rumah tangga, sopir, petugas keamanan, dan sejenisnya.

Sebenarnya, mereka pergi ke luar negeri tidak mengapa, asalnya menjadi pekerja professional yang bergaji tinggi. Dengan demikian, mereka akan mengangkat harkat dan martabat bangsanya. Tapi jika sebaliknya, yaitu menjadi pembantu rumah tangga dengan resiko amat tinggi, misalnya dipandang rendah dan bahkan ketika terpaksa melakukan kesalahan harus dihukum pancung, maka kenyataan itu akan melahirkan rasa prihatin yang amat mendalam.

Para petani, peternak dan nelayan bangsa Indonesia dikenal amat rajin dan mampu menjalankan pekerjaannya dengan baik. Umpama mereka itu dipekerjakan untuk mencetak sawah, kebun, dan lain-lain di berbagai daerah yang tanahnya masih kosong dan tidak menghasilkan apa-apa, maka sekedar untuk mencukupi kebutuhan beras, kedelai, gula, dan daging saja tidak akan membeli ke luar negeri. Setidaknya kebutuhan pokok bagi rakyat akan tercukupi. Selain itu, kebijakan itu akan mengurangi angka pengangguran.

Sebenarnya terkait dengan ekonomi, persoalan bangsa itu sederhana saja. Persoalan itu mucul dan seolah-olah sulit diatasi oleh karena para petaninya tidak semuanya menanam, peternaknya tidak semuanya beternak, nelayannya tidak selalu melaut, pedagangnya tidak berjualan, dan seterusnya. Mereka tidak melakukan tugasnya maksimal bukan karena tidak memiliki semangat dan kemampuan, melainkan oleh karena kalah bersaing. Para petani itu kalah modal, dan seringkali juga tidak berdaya tatkala dipermainkan oleh kekuatan lain yang lebih besar.

Para petani, peternak dan nelayan kadang harus menghadapi pesaing yang tidak tanggung-tanggung besarnya. Pesaing itu selain memiliki modal besar, teknologi, juga memainkan pasar. Mereka yang berskala kecil menjadi tidak memiliki kekuatan apa-apa ketika berhadapan dengan pemilik modal besar. Maka, yang diperlukan oleh mereka adalah bimbingan, modal usaha, dan bahkan yang lebih penting lagi adalah perlindungan dari pesaing yang kekutannya tidak seimbang itu.

Rakyat mengerti bahwa siapa menanam akan mengetam. Mereka akan menanam, beternak, melaut, berdagang, dan seterusnya. Akan tetapi, kebanyakan mereka tidak memiliki kekuatan untuk bersaing dan akhirnya kalah. Maka yang diperlukan adalah perlindungan atau advokasi. Memenuhinya tidak terlalu berat, oleh karena yang diinginkan oleh rakyat juga sederhana saja, yaitu agar setiap hari bisa makan, berpakaian, dan berteduh. Mereka tahu bahwa siapa yang menanam akan mengetam, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus ditanam, di mana, dan bagaimana menghindar dari permainan yang dilakukan oleh pesaing yang tidak seimbang. Wallahu a’lam.

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: