//
you're reading...
Human being, Life style, Lingkungan, Motivasi, Pendidikan, Perubahan

Membaca Untuk Kesenangan : Program dan Gerakan Membaca 3

MEMBACA UNTUK KESENANGAN: PROGRAM DAN GERAKAN UTAMA

Oleh Hernowo

 

 

Perintah membaca, menelaah, meneliti, menghimpun, dan sebagainya—yang merupakan makna kata “iqra’” dalam ayat pertama Surah Al-‘Alaq—dikaitkan dengan “bi ismi Rabbika” (“dengan nama Tuhanmu”). Pengaitan ini merupakan syarat sehingga menuntut dari si pembaca bukan saja sekadar melakukan pembacaan dengan ikhlas, tetapi juga antara lain memilih bahan-bahan bacaan yang tidak mengantarkannya kepada hal-hal yang bertentangan dengan “nama Allah” itu.

—M. Quraish Shihab, “Membumikan” Al-Quran (Mizan, 2007)

 

Membaca untuk kesenangan menjadi muara kegiatan membaca yang sudah dibiasakan. Membaca untuk kesenangan juga menjadi program dan gerakan utama dalam membangun masyarakat membaca. Saya menemukannya setelah membaca buku karya Rahma Sugihartati, Membaca, Gaya Hidup dan Kapitalisme (2010). Buku karya Rahma tersebut mengkaji perilaku membaca untuk kesenangan (reading for pleasure) di kalangan remaja urban sebagai bagian dari kegiatan mengisi waktu luang (leisure) masyarakat modern. Rahma mengkajinya dari perspektif Cultural Studies.

 

Menurut Rahma lebih jauh, perilaku membaca untuk kesenangan ini dirasakan penting diteliti lebih mendalam karena aktivitas ini sesungguhnya bukan sekadar aktivitas yang hanya mengedepankan kesenangan. Aktivitas ini berbeda dengan aktivitas membaca untuk kepentingan sekolah yang seringkali dilakukan secara “terpaksa” dan kadang penuh beban belajar. Membaca untuk kesenangan merupakan kegiatan membaca sebagai pilihan, dilakukan secara suka rela, dan menjadi alternatif kegiatan yang menarik sekaligus penting.

 

 

Rahma kemudian merujuk studi-studi yang dilakukan oleh Arthur (1955), Strauss (1998), serta Block dan Mangieri (2002). Mereka membuktikan terdapat pengaruh positif dalam membaca untuk kesenangan. Pengaruh positif itu, antara lain, kegiatan ini tidak mengganti membaca untuk kepentingan sekolah melainkan justru mendorong peningkatan kemampuan literasi, penguasaan kosa kata yang lebih banyak, dan meningkatkan prestasi akademik siswa di sekolah.

 

Jadi apa sesungguhnya reading for pleasure dan bagaimanan menjalankannya? Program dan gerakan ini merupakan kegiatan membaca yang “membebaskan”. Artinya, ketika seseorang menjalankan program ini, dia bebas untuk memilih bacaannya. Diharapkan bacaan yang dipilihnya sendiri itu adalah bacaan yang benar-benar disenanginya. Semakin sering dia berlatih memilih buku yang akan dibacanya, semakin meningkat kemampuan memilih bacaan. Kemampuan memilih bacaan merupakan kemampuan penting dalam upaya seseorang menemukan motif (penggerak) untuk membiasakan membaca.

 

Di samping itu, dia juga bebas untuk menentukan di mana, kapan, dan berapa lama untuk membaca. Reading for pleasure ingin mengarahkan para pelaku membaca untuk lebih mementingkan kualitas—sesuatu yang memiliki dampak dan juga kenikmatan yang dapat dirasakan ketika membaca—ketimbang kuantitas bacaan. Sedikit atau hanya sebentar dalam membaca tidak ada masalah asalkan yang sedikit dan sebentar itu dapat memberikan dampak manfaat.  Ringkasnya, seseorang yang membiasakan melakukan reading for pleasure benar-benar dapat meraih kesenangan di dalam membaca. Salah satu aksi yang dapat dicontohkan dalam program ini, sekali lagi, adalah membiasakan seseorang—sejak dini—untuk memilih sendiri bacaannya dan merasakan dampak dari pilihannya tersebut.

 

Semoga dengan program dan gerakan membaca untuk kesenangan ini, program dan gerakan dasar sebelumnya (reading habit) dapat menemukan bentuk idealnya.

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: