//
you're reading...
Uncategorized

Keluarga yang sibuk dengan Tauhid

ihei

tauhid

By. Satria hadi lubis

Keluarga bahagia adalah keluarga yg sibuknya menyelesaikan masalah besar, bukan sebaliknya. Masalah besar adalah tegak atau tidaknya tauhid di dalam rumah tangga. Tegak atau tidaknya hukum Allah di dalam keluarga, sehingga sebagian besar waktu aktivitas anggota keluarga dicurahkan untuk dakwah dan ibadah, bukan untuk yg lainnya. Itulah keluarga bahagia Nabi saw. Bahkan beliau saw, walau rumahnya kecil dan sederhana, dgn bangga berkata, “baiti janatii” (rumahku surgaku).

Sebaliknya saat ini, banyak keluarga yg justru sibuknya dgn masalah kecil. Mereka bahkan mudah bercerai hanya gara-gara masalah kecil yg tak ada hubungannya dgn tauhid. Misalnya, bercerai karena masalah ekonomi, karakter, cara komunikasi, nafkah lahiriah, dll, yang kecil-kecil. Padahal syariat Islam mempermudah pernikahan dan mempersulit perceraian. Amirul Mukminin Umar bin Khatab ra pernah marah kepada sahabatnya yg minta cerai hanya gara-gara tdk lagi mencintai pasangannya. Karena bagi Umar itu masalah kecil. Yang besar itu masalah TAUHID. Ketika Rasulullah saw pulang dan…

View original post 130 more words

About ekoharsono

Just a simple person....that's all

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: